RSS

Steak tempe anti gagal

Siapa sih guys yang gak suka steak...
Yuk daripada cuma nganggur dirumah cobain ekesekusi steak tempe yuk..... 

Caranya mudah banget nih bahan bahannya juga gampang banget nih....


BAHAN STEAK
*1 Papan tempe ukuran sedang
* merica bubuk secukupnya (**Ladaku)
*garam sejumput
* penyedap makanan (**royco)
* 2 siung Bawang Putih (haluskan)






Jika ingin steak sedikit krunchy boleh tambahkan

Bahan Lapisan Steak

1. Lapisan basah
* 6 sendok makanTepung terigu
*garam secukupnya
* lada bubuk secukupnya
*Air 30 ml atau secukupnya

2. Lapisan kering
*10 Sendok Makan tepung terigu
*1/4 sendok teh soda kue
* garam cecukupnya


CARA MEMBUAT
1. Potong-potong tempe lalu  kukus ±10 menit
2. Setelah di kukus haluskan tempe tambahkan bawang putih yang sudah dihaluskan, merica, sedikit garam dan penyedap
3. Uleni hingga semua bahan tercampur merata
4. Bentuk adonan menjadi bulat dan pipih dengan ketebalan ±1 cm, dan saya membuat adonan menjadi 8 keping.
5. Diamkan beberapa saat di lemari es sambil membuat bahan lapisan steak
7. Panas minyak
6. Celupkan steak pada adonan basah dan kemudian pada masukan pada adonan kering, remas2 dan cubit cubit agar steak menjadi lebih krispy kemudian goreng deh....


Bahan saus
* 3 sachet saus tomat
*1 Sdm kecap manis
* 1/2 Sdm tepung maizena
* 1/4 Sdt lada  bubug
* Air ±100ml

Cara memasak
Larutkan semua bahan diatas teflon aduk
Nyalakan api dan aduk terus hingga saus mendidih dan meletup2...
Angkat dan sajikan dengan steak tempenya
Mudah kan bund.... Ayoo cobain yukkkk.....

MENYUSUI ITU PERJUANGAN LHOO....

Hai ayah dan bunda saya sekedar ingin sharing tentang pengalaman saya.....

Seperti halnya masa kehamilan dan  proses melahirkan,  menyusui juga merupakan suatu perjuangan. Dan  tentu saja perjuangan ini yang tidak mudah, maka wajar saja jika saat ini banyak ibu yang bahkan tak lulus memberikan ASI selama 6 bulan pada buah hatinya. Bahkan tak sedikit ibu yang gagal memberikan ASI ini sudah tahu betul  manfaat ASI bagi buah hatinya, tetapi seperti yang saya bilang ”menyusui itu tidak mudah” sekedar tahu manfaat ASI tak menjamin membuat seorang ibu mampu dengan teguh memberikan ASI tanpa tergiur susu formula.

Begitu pula bagi saya di awal awal kelahiran sang buah hati proses menyusui ternyata tak semudah yang saya bayangkan sebelumnya. Ya ini benar benar tidak mudah bagi saya… ketika sebagian ibu dimasa kehamilannya sudah mengeluarkan air susu maka saya termasuk dalam sebagian ibu yang air susu baru keluar 4 hari setelah kelahiran si buah hati. Sebagai ibu baru saya frustasi, gundah gulnda dan setiap mendengar tangisan si baby hati seperti tersayat karena saya pikir anak saya pasti kelaparan karena ibunya tak mampu memberikan asupan makanan untuknya. Padahal saya tahu betul bahwa bayi baru lahir dapat bertahan selama + 3 hari tanpa makan dan minum. Duh iklan susu ditelevisi terasa begitu menggoda di tengah kegundahanku saat itu.

Ya saya tergoda pada susu formula, apa lagi ketika melihat si buah hati dapat diam dan tidur dengan lelap dan tenang setelah di beri susu, maka saya membenarkan jika anak saya menangis karena lapar. Pada kenyataanya tangisan bayi tak hanya berarti lapar, ada banyak faktor penyebab tangisan bayi salah satunya mungkin si bayi merasa tidak nyaman. Tapi apa mau dikata sebagian nurani mengatakan “tak perlu  khawatir si buah hati kelaparan” tapi sebagian yang lain berkata ”sungguh kamu terlalu anakmu kelaparan tapi kau tak mampu memberikan air susumu”. Ahh saat itu saya begitu frustasi. Ya di tahap awal ini biasanya banyak ibu yang merasa gagal dan kemudian nekat dan bertahan memberikan susu formula.

Hei masalahnya tak hanya soal air susu yang tak kunjung keluar tapi juga masalah “Flat Nipple” atau puting datar atau rata. Bagi yang sudah menjadi ibu mungkin bisa membayangkan bagaimana cara minum bayi jika tidak ada putting yang menonjol. Beberapa kerabat bahkan menyangsikan bahwa saya bisa menyusui  tanpa alat bantu dengan kondisi seperti itu. Mendengar hal itu semakin galaulah saya dan sedih karena tak mendengarkan nasihat orang tua untuk memijat puting agar keluar selama kehamilan.

Disini peran suami dan keluarga benar-benar penting dukungan sangat dibutuhkan bagi seorang ibu baru seperti saya, beruntungnya saya punya keluarga yang luar biasa yang memberikan dukungan penuh untuk proses adaptasi ini. Memberikan dukungan penuh untuk tetap semangat menyusui meski saat air susu tak terlihat menetes.  Memberikan pelukan hangat ketika saya merasa gagal sebagai ibu dan wejangan yang agar tak mudah putus asa dan kepercayaan penuh bahwa saya pasti bisa.

Ternyata flat nipple tak hanya di alami oleh saya tapi juga sebagian besar dari keluarga dari garis keturunan ayah seingga banyak pengetahuan baru yang saya dapat dari diskusi dengan beberapa bibi. Yang mana sebagian besar mereka sukses memberikan ASI dengan tanpa alat bantuan, yah pada intinya ibu harus tetap sabar, percaya diri dan konsisten untuk memberikan ASI secara langsung.

Rajin untuk menyusui adalah solusi terbaik, meski mungkin diawal kelahiran buah hati secara kasat mata ASI belum terlihat, hisapan yang dilakukan bayi berguna untuk merangsang produksi ASI dan juga berguna untuk melatih bayi terbiasa dengan kondisi puting yang ada. Penggunaan dot sangat tidak disarankan lho apa lagi yang memiliki flat nipple seperti saya ini, dari pada menggunakan dot lebih baik menggunakan sendok saja jika ingin memberi minum bayi dan tentu saja ini harus ekstra hati-hati.

Seminggu pertama setelah kelahirannya benar-benar merupakan perjuangan untuk menyusui yang luar biasa. Ini sungguh tidak mudah, seperti halnya bayi yang baru lahir harus belajar menyesuaikan diri untuk hidup di dunia setelah kehidupan yang nyamannya didalam rahim. Maka, seorang ibu baru pun tengah belajar menyesaikan diri dengan kehadiran sang bayi, belajar menyesuaikan diri dengan tanggung jawab dan kewajiban yang harus dilakukannya sebagai ibu dan berbagai hal yang lainnya.

Ya menyusui itu tidak mudah diawal penyesuaian ini diwarnai oleh derai tangis air mata, kesedihan, kegalauan, kurang tidur dan bagi saya ini juga diwarnai dengan adegan jerit jerit karena puting yang lecet lecet dan berdarah-darah.

Dan sungguh menyusui itu tak semudah yang terlihat, salah pelekatan dapat membuat payudara nyeri luar biasa kemudian lecet-lecet dan berdarah, bahkan mungkin sedikit rasa trauma ketika mendengar bayi menangis dan membayangkan bagaimana perihnya payudara saat nanti diminum si bayi. Beruntung sekali jika di dareah bunda  dekat dengan klinik laktasi maka dapat segera konsultasi. Sayangnya saya tinggal di daerah yang cukup jauh dari kota (baca: plosok J) maka untuk mendapatkan posisi pelekatan yang tepat baru saya dapatkan setelah + 1 bulan setelah Trial and Error.

Pengalaman menyusui yang terbaru adalah ketika baby gibran usia 10 bulan selama hampir dua minggu si kakak terkena virus influenza  3 hari diantaranya adalah demam tinggi dan Hampir setiap harinya selama 3 hari itu si baby gak bisa lepas nenen. Kalian tahu perihnya masya Allah deh. Ditambah lagi ketika gigi seri yang keenam mau tumbuh. Puting payudara menjadi thetter alami bagi baby. Meski berkali-kali sudah saya koreksi agar tak digigit tetap saja saya berhadapan dengan bayi yang belum paham perkataan saya.  :-D

Maka seharusnya jika ada ibu yang gagal memberikan ASI pada bayinya jangan mencelanya karena SUNGGUH MENYUSUI ITU TIDAK MUDAH, ada solusi yang lebih baik dari sibuk mencela, yaitu berikan simpati, perhatian, dukungan untuk terus semangat menyusui, dan pengetahuan. Jangan Cuma berikan salah satunya saja karena semuanya berkesinambungan.


Sudah ya sharing dari ibu baru seperti saya, oh iya Alhamdulillah hari ini saya masih menyusui baby gibran yang saat ini berumur 14 bulan. Jangan patah semangat bunda untuk terus menyusui…… 

Jangan lupa baca perjalannan Baby Gibran dari perut menuju dunia baru ya..... di http://sanggartulisku.blogspot.co.id/2015/10/sembilan-bulan-yang-mengagumkan.html

Perjalanan Baby Gibran dari Perut menuju Dunia Baru


Memiliki buah hati adalah kebahagiaan yang yang tak terhingga bagi setiap pasangan yang telah resmi menikah, dan tentu saja kebahagiaan yang tak ternilai bagi hampir setiap ibu, meskipun pada kenyataannya banyak pula ibu yang menyia-nyiakan titipan tuhan paling berharga ini dengan dalih apapun.

Puji syukur tiada terkira Allah menitipkan amanah ini ditahun pertama pernikahan kami. Maka aku ingin sedikit berbagi tentang kehamilan pertamaku ini.
Alhamdulillah tidak ada masalah yang serius pada kehamilan ku yang pertama ini. Saya masih ingat bulan febuari adalah menstruasi terakhir saya dan pada bulan maret karena saya sadar terlambat datang bulan maka saya segera tes kehamilan dengan  tespack, puji syukur Alhamdulillah subuh kami dihadiahi berita bahagia dari 2 strip tespack yang berarti positif kehamilan.

Trimester pertama tak ada kendala yang serius. Berat badan pun stagnan naik 1 kg di setiap bulannya hingga bulan ketiga, yang sedikit mengganggu adalah meningkatnya sensitifitas pada indra pembauan(hoho), Saya ingat sekali karena saya hidup dengan bapak dan suami otomatis saya punya tanggung jawab penuh terhadap perut mereka. Memasak adalah kewajiban saya, tapi taukah kamu bawang adalah momok yang mengerikan saat kehamilan trimester pertama ini (hahahah agak lebay sih), baunya yang menyengat ini selalu membuat saya mual. Sedangkan gak mungkin dong kamu masak tanpa bawang karena bawang adalah bumbu wajib bagi setiap masakan. Karen masak yang diawali dengan rasa mual Maka tentu saja ketika masakan saya jadi saya ogahhh makan, karena ikut mual jadilah saya lebih seri beli makanan diluar untuk makan saya sendiri, hehehe.
Trimester kedua mulai nyaman soal makanan adalah di bulan ke 5, dibulan ini pula yang juga bertepatan dengan hari lebaran berat badan saya naik 6 kg dalam sebulan hahha mantapkan? :-D 
Keluhan yang sering terjadi di trimester ini adalah sakit pinggang yang sampai habis melahirkan juga masih sering sakit pinggang hohoho

Trimester ketiga ini mulailah kerasa berat kehamilan ini. Tentu saja dengan keluhan sakit pinggang yang makin menyiksa seiring dengan membuncitnya perut maka semakin sulit juga mau tidur sesekali perut terasa begah, posisi tidur yang cuma bisa miring kanan atau miring kiri aja karena kalo terlentaang jadi susah nafas yang bikin tambah sakit pinggang hoho mau tidur aja kog serba salah :-D

Tapi sebenarnya gak ada masalah serius selain itu karena pada dasarnya ini emak dan bayinya yang strong sejak masih trimester pertama sampe usia kandungan 8 bulan emaknya masih mondar mandir dolan sendiri naik motor hohoho


Oh ya kembali lagi ke Laptop.....
Usia kandungan 8 bulan saya dijemput keluarga emak tercinta, maklum ini kelahiran pertama bagi saya maka penting sekali rasanya berada diketiak orang tua saya dan keluarga saya, sebenarnya selain itu juga karena di keluarga suami hanya ada lelaki disini dan saya wanita sendiri kan engak banget donk.... :-D
Dengan konsekwensi harus meninggalkan suami disini karena Karena dia harus bekerja disini.



Oh ya...
USG pada minggu ke 34, katanya ada pengapuran di dinding rahim, dengan tiga lokasi, karena sebagai orang awam dan tidak tau apa itu pengapuran paniklah saya. Apa lagi karena yang USG bidan dan ketika ditanya tentang apa itu pengapuran si bidan pun tak memberikan jawaban yang memuaskan dan malah bikin panik aja deh dan takutlah eke jika terjadi kelahiran prematur.

Tapi setelah USG lagi pada minggu ke 36 memberikan penjelasan bahwa tidak masalah pengapuran yang terjadi itu adalah hal yang normal. Oke tenanglah saya tapi ternyata ada masalah baru lagi setelah di Usg ternyata si dedek dalam perut posisinya belum mapan masih dalam posisi terlentang. Maka kalo kemaren takut lahir prematur kali ini dokter bilang jika dalam beberapa hari belum mapan maka akan ada kemungkinan kelahiran akan mundur....



Wah hilang ke cemasan pertama datang kecemasan baru ditambah lagi semakin besar nih perut makin ada aja keluhan. 
Kalo kemarin sakit pinggang biasa maka makin buncit ni perut makin sakit ni pinggang, tidur dalam posisi apapun makin tak tenang belum lagi kaki yang mulai membengkak di usia kehamilan ke 8 ini jadi gak seksi lagi kakiku :-D


Nah di Usia kehamilan 39 minggu USG lag deh dengan dokter yang sama. Alhamdulillah posisi sudah bener tapi ternyata kepala si adek belum turun kepanggul dan sebagai emak emak yang menikmati kehamilan pertama galau lagi deh. Untung saja suami udah nyusul ke kendal maka sesekali si kesayangan menemani Jalan jalan agar kepala  si adek cepet turun n segera lahir deh berhubung HPLnya minggu depan.... :-D

Rasanya pengen cepet2 liat si dedek keluar dari perut, bukan hanya karena penasaran tapi juga karena rasa beah di perut dan semakin gampang capek nie badan rasanya sedikit2 lemes aja.
Minggu ke 40 di hari yang sama dengan perkiraan HPL ternyata belom ada tanda2 si adek mau keluar, setelah di usg lagi ternyata kepalanya memang belum turun
“tunggu 2-3hari lagi jika belum ada tanda2 boleh dilakukan tindakan medis” gitu kata pak dokter. 
Wah kata2 itu jelas membuat saya takut dong “tindakan medis” disini artinya kelahiran dengan bantuan jika tidak terjadi kontaraksi alami.


Sebagai calon emak2 yang galau maka saya dan kakak tercinta saya sibuk tanya sana sini harga kelahiran di beberapa klinik maupun rumah sakit melalui proses normal, induksi cesar atau yang lainnya. Dan kemudian tanya si bapak tercintaku untuk proses kelahiran dengan sedikit curhat tentang tanda2 kelahiran yang tak kunjung datang.

Puji syukur Alhamdulillah setelah malamnya di telpon si calon embah maka bercak tanda akan adanya kelahiran keluar juga meski dengan kontraksi yang juga belum begitu saya rasakan. Bahkan sampai sore saya masih jalan2 sama suami makan es buah n mie ayam sambil nyiapin barang2 yang belum di beli hehehe...

Nah malem harinya baru deh kerasa banget kurang lebih jam 10an kontraksi tapi masih bisa di tinggal tidur tuh so masih enjoy aja mulai tengah malam tih mulai saya gak bisa tidur Karena kontraksi yang frekuensinya semakin sering terjadi (sebenarnya saya sudah sedikit lupa rasanya hahaha) tapi setiap prosesnya saya hampir ingat. Bahkan saya masih ingat saya menuliskan di note pukul berapa kontraksi saya lanjutkan sehingga saya dapat menghitung jarak kontraksinya sebenernya saya rajin nulis itu sampe jam 5 pagi aja hahah karena capek nulisnya dan perut makin kemrues yang saya ingat jarak kontraksi saat itu antara 15-20 menitan.

Sampai jam 3an dicoba buat tidur susah sekali dan akhirnya saya sempet nangis saat itu karena sakit rasanya. Kemudian jam 5an kami akhirnya memutuskan untuk ke pukesmas yang memiliki ruang rawat inap sampai disana hanya di cek tekanan darah yang ternyata 120/100 wah tinggi juga ya karena biasanya cuma 70/100 ini mugkin karena rasa sakit kontraksi dan karena  ternyata bu bidan yang ada baru saja pulang dan menunggu pergantian shift pada jam 6 lah baru di periksa ternyata sudah pembukaan 5. Hahaha. Lumayanlah kupikir berarti sebetar lagi, tpi ternyata perjalannya masih panjang dan si dedek baru mbrojol jam 2 siang ya pembukaan 5 sampe 10 itu ternyata  butuh waktu 8 jam guys....WOW

Oh ya cerita yang paling penting adalah di daerah kendal dan sekitarnya ternyata mati lampu sejak jam 9 pagi sampai jam 5 sore dan pukesmas  tempat saya dirawat ternyata juga mati lampu, malangnya juga pukesmas tidak menyediakan ganset. Untungnya saja prosesi melahirkannya di siang hari bisa dibayangkan klo malam hari kayak gimana? :-D


Dari jam 6 sampe jam 9 masih bisa tuh saya jalan2 sebentar meski setelah beberapa saat kembali lagi berbaring sibuk nahan perut yang sakit sesekali si ganteng suamiku memijat punggungku, bertanya butuh sesuatu atau tidak dan lain2.
Ya hari itu aku beruntung sekali memiliki suami yang siaga di dekatku, aku tak begitu memperhatikan bagaimana wajahnya, kepanikan yang dia sembunyikan dan entah berapa putung rokok yang habis ia telan untuk menghalau kegelisahan dan  aku sibuk menahan rasa sakitku sendiri.  Semarah apapun aku pada mas misua meleleh rasanya kalo inget waktu itu :-D haha

Oh ya mari saya lanjutkan lagi ceritanya.. Sampai jam 10 keatas mulai deh galau kontraksi yang maKin sering eke * cuma bisa meringkuk di atas tempat tidur sambil berlinangan air mata hohoho asli sakit banget lho jujur saja saat itu saya sempet kapok “hamiL” bahkan sampai beberapa minggu setelah melahirkan. Tapi berhubung sekarang sudah lupa rasanya sudah mulai deh berencana punya anak banyak lagi  (wkwkwkwk) :-D


Nah setelah beberapa jam berlalu tiba saatnya ni perut mules dan terasa ada yang mau keluar, beruntungnya perawat segera datang meski pada awalnya mbak perawat bilang “mbak di tahan duluu ya jangan di ‘eden-kan’ duhh saat itu sih eke * mikir “duh mbak ini desakan. Alam susah dikendalikan” karena memang betul susah sekali lho... 
Kemudian mbak perawat mulai. Cek tekanan darah saya dan entah berapa saya gak peduli karena sibuk menikmati rasa sakit.hohoho. selang beberapa saat bu bidan datang mengecek sudah pembukaan berapa dan kemudian mengatur posisi tidur saya agar lebih mudah untuk melahirkan. lha ini tibalah saatnya kontraksi yang makin kuat dan hasrat untuk mengejan begitu kuat. 

Ini prosesi melahirkan yang  pertamakali  untuk saya, ditambah lagi sebelum melahirkan tidak pernah mengikuti edukasi untuk persiapan melahirkan baik senam hamil atau yang lainnya, maka ini ujian yang cukup berat. Ternyata proses mengejan untuk melahirkan tidak sembarangan ada triknya lhoo. Lha inilah yang tidak saya ketahui...

Proses mengejan saya berkali kali dikoreksi baik bu bidan maupun mbak perawat dari yang jangan ngeden sambil merem,  jangan ngeden keburu2, Mulai ngeden saat terasa kontraksi, ngedennya jangan ditahan, jangan sambil gigit gigi, dan banyak lagi hahaha. Sebenernya saat ituu eke* jengkel lho karena bidan n perawatnya berisik banget wkwkwkwk

Oh ya saat proses persalinan, Alhamdulillah suami berada disisi saya ikut nyemangatin sambil megangin tangan saya dan sesekali memberikan minum, ahhh love you full suamiku. :*

Setelah proses ngejan yang panjang dan berliku karena banyak dikoreksi, akhirnya bu bidan bilang
 “ayoo mbak ngeden yang kuat kepalanya sudah keliatan”
“ayo mbak sedikit lagi lho” kata mbak perawat
“ayo sayang semangat kepalanya sia dek udah keliatan lho” kata suami tersayang

Sebelum akhirnya bu bidan merobeknya (ohhh NO) saat itu kerasa banget  soalnya. Hahahah nah keluarlah si adek jujur saat itu terasa lega sekali perut yang gembung kempes seketika. Yey si adek keluar. Bahagianya. Tapi ternyata prosesnya belum selesai. Kalo kata orang setelah bayi keluar maka tak akan terasa sakit lagii tapi ternyata enggak tuh masih ada proses di obras dulu yang kerasa banget tusukan jarumnya. Asli Sakit banget, meski gak sesakit kontraksi sebelumnya. setelah prosesi menyakitkan itu saya tertidur, karena melahirkan itu benar2 menguras tenag dan emosi. Sungguh melelahkan sekali rasanya. bahkan mau pegang HP aja gak kuat. :-D


dan perjuangan jadi Ibu belum usai sampai disiniii..... 


Selamat ulang tahun Suamiku

Selamat ulang tahun yang ke 26 sayangkuu....
Selamat hari lahir calon ayah dari malaikat kecilkuu
Syukur tiada terkira karena Allah menggariskan engkau menjadi imamku
Syukur tiada terkira karena saat ini engkau menjadi kekasih yang halal untuk kumiliki...
Hari ini tak ada kue, tak ada lilin, tak ada kejutan hanya untaian doa yang kurangkai disujudku malam ini....
Semoga Allah melapangkan rejekimu wahai imamku
Semoga Allah Memberikan kemudahan atas segala urusanmu
Semoga Allah menjadikan mu Imam yang terbaik untuk dunia dan akhiratku dan menjadi ayah terbaik bagi anak2ku kelak....
Semoga Allah selalu berkenan memberikan hidayah dan inayah bagii kita...
Semoga Allah menjadikanmu suami yang mampu membimbing ku dijalan yang baik dan diridhoi-NYa
Semoga Allah selalu menjagamu dari segala marabahaya....
Semoga Allah selalu memberikan nikmat berupa kesehatan  yang tiada terkira harganya..... Amiin
Sayang bnda berharap Ayah bisa ngurangin ngerokoknya bahagia sekali rasanya kalo bener2 bisa berhentii.... :D
Maafin bunda gak bisa disamping ayah malam ini, maafin  bunda belom bisamasakin yang enak buat ayah, maafin bunda belom bisa jadi istri yang baik buat ayah, tapi Bismillah bunda akan selalu berusaha insya Allah :D

Love u so much sayang....
Sungguh rinduuuu sekali rasanya.........

Jangan lupa doakan aku ya yah, semoga bunda dan dedeknya sehat selalu dan dimudahkan persalinannya....

apa itu bahagia?

apa itu bahagia?
apakah hari ini aku bahagia?
apakah hidupku pernah bahagia?
atau kapankah terakhir kali aku merasa bahagia?

semuanya pertanyaan tentang kebahagiaan berdengung dalam otakku... aku tak tau pasti apa itu arti bahagia? bahkan saat ini aku akan melakukan penelitian tentang kebahagiaan tapi aku tak tau pasti apa itu bahagia. bagaimana definisi bahagia? apakah aku pernah merasakan kebahagiaan.


yah apa itu bahagia?aku tak tau pasti.

Aku Masih Aku

hai kataku
lama tak bersua...
aku tak banyak berubah sejak hari terakhir
namaku tetap sama
rutinitasku masih sama tak banyak yang berubah
tubuhku, wajahku, senyumanku semuanya masih sama

yang berbeda usia ku sekarang berbeda
tak terasa waktu telah berjalan menggerusku
 hari ini aku terdiam
merenungi banyak hal...
merenungi banyak kegagalan
merenungi banyak kekecewaan
merenungi banyak kesia-siaan
yang tak membuatku goyah untuk bergerak
kearah yang lebih baik.

Dan kenyataannya aku masih sama
masih berjalan di lingkaran setan yang sama
 masih asik berdiri berada di zona nyaman  yang sama

dan kenyataannya aku masih sama
masih pura-pura buta
masih pura-pura tuli
dan masih pura-pura bisu....

ya.... Aku masih sama...


Jalan- Jalan Bersama Part 1

Sepertinya ini moment pertama bagi saya jalan-jalan bersama dengan teman-teman kampus yah lumayan banyak gitu, biasanya paling cuma berr 2/3 orang kalo CFD-an. nah ininih tepatnya pada hari Ahad tentunya tanggal 8-juni-2014, yah lumayanlah refresing sebentar meski akhirnya hanya duduk-duduk saja tanpa jalan-jalan. hohoho


Maem bubur ayam dulu
Minggu yang cerah dan ini salah satu foto perjuangan saya demi mendapatkan suasana yang tampak  ramai, meski kualitas gambar tak begitu bagus  tapi entah mengapa saya suka sekali gambar ini. :D

ramainya Car Free Day

Car Free Day 1

Car Free Day 2

di depan Sri Wedari 
 Setelah jalan kurang lebih 30 meter dari tempat kami makan bubur ayam  kami berakhir nongkrong di sini-nih entah saya lupa nama gedung di belakang kami ini... -_-
Nongkrong dulu 

hmm

yatta akhirnya ada foto lengkap kita semua :D
 Menantikan jalan-jalan lagi di lain waktu... ^^